Gus Nuril: Rizieq Harusnya Minta Pengampunan, Bukan Rekonsiliasi

Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Soko Tunggal, KH Nuril Arifin Husein atau yang akrab disapa Gus Nuril, berpendapat bahwa istilah yang digunakan oleh Habib Rizieq harusnya meminta pengampunan (amnesti) bukan rekonsiliasi.

Pernyataan Gus Nuril ini menanggapi tawaran rekonsiliasi yang diajukan kubu Habib Rizieq kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Bahasannya saja sudah salah. Rekonsiliasi itu yang sederajat, itu namanya rekonsiliasi. Damai itu yang sederajat, namanya damai," kata Gus Nuril kepada Netralnews.com, beberapa hari lalu.

"Kalau Rizieq datang ke Indonesia itu namanya meminta pengampunan, nah pemerintah beri ampunan, bukan damai. Damai itu yang sederajat, yang selevel. Ini dari bahasanya saja harus dijelasin," paparnya.

Meski begitu, Gus Nuril menyebut, tawaran apapun itu dari pihak Habib Rizieq, harus ditolak pemerintah.
"Gak usah tawaran-tawaran apa. Pemerintahan tidak boleh bernegosiasi dengan baji****, untuk apa. Gak boleh dong, harus tegas," tegasnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Habib Rizieq lewat sambungan telepon dari Arab Saudi dalam sebuah acara diskusi menginginkan, agar beberapa tokoh yang berada di pihaknya, mengatur format yang tepat untuk diadakannya rekonsiliasi dengan pemerintah.

Namun demikian ditegaskan Habib Rizieq, jika tawaran rekonsiliasi ditolak pemerintah dan masih ada ulama yang dikriminalisasi, kebebasan hak asasi manusia para aktivis diberangus, rakyat jelata terus menerus dipersulit dan Islam dimarginalkan, maka dia bertekad melakukan revolusi.





loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer