Sugito Bilang Habib Rizieq Berencana Tinggal di Arab Saudi, Akan Pulang Jika...

Sugito Atmo Pawiro, kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), menyatakan bahwa kliennya berencana menetap di Arab Saudi untuk satu tahun ke depan, meski saat ini status Habib Rizieq sendiri telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

\"Ada rencana kita akan long stay atau akan perpanjang visa," tutur Sugito saat dikonfirmasi, Senin (5/6).

Lebih lanjut, Sugito menuturkan bahwa kliennya enggan pulang ke Indonesia karena ia menilai kasus yang menjeratnya adalah rekayasa. Kata Sugito, dalam hal ini polisi terkesan mencari-cari kesalahan Rizieq. 

"Ya polisi niatnya mau mempermalukan. Polisi mau mempertontonkan punya kekuatan memanggil dengan dasar hukum lemah, " cetus Sugito.

Yang mengejutkan, Sugito juga menyatakan bahwa Rizieq kemungkinan akan pulang jika Joko Widodo (Jokowi) tidak lagi menjadi presiden. Pasalnya kata dia, di era Jokowi saat ini, Polri sudah tak lagi netral dalam menangani kasus.

"Pulangnya bisa saja nanti setelah Pilpres dan Jokowi nggak jadi presiden. Ya kalau misalnya setelah Pilpres dan Jokowi nggak jadi presiden, polisi bisa lebih netral, karena harusnya kan Polri itu netral," bebernya.

Sementara itu, terkait visa Habib Rizieq tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Ronny F Sompie, mengatakan, pihaknya baru bisa mencabut visa seseorang yang telah berada di luar negeri apabila ada surat permohonan dari penyidik, baik Kepolisian, KPK, atau Kejaksaan.

Semua itu, kata dia, merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) Ditjen Imigrasi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian atau Peraturan Pemerintah Tahun 2013.

"Harus ada permintaan resmi, tertulis dari aparat penegak hukum sesuai Undang-Undang. Penyidik meminta kepada Bapak Menkumham, pendelegasian kepada Ditjen Imigrasi untuk melakukan bantuan tersebut (pencabutan paspor)," papar Ronny.

"Dengan surat perintah dari penyidik, memungkinkan Ditjen Imigrasi Kemenkumham untuk mencegahnya agar tidak keluar negeri. Maka dengan dasar permintaan tersebut, Imigrasi bisa melakukan upaya untuk menghadirkan yang bersangkutan kembali ke Indonesia dan diserahkan lagi kepada penyidik yang memintanya," pungkas Ronny.






loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer