Menikah Dengan Orang Batak, Kahiang Ayu Dapat Boru Apa??

Rencana pernikahan putri satu-satunya Presiden Joko Widodo, Kahiang Ayu, masih hangat untuk dibicarakan. Ayang, panggilan akrab Kahiang, memang segera melangsungkan pernikahannya dengan seorang Pria Batak bernama Bobby Nasution.

Seperti diketahui, Bobby adalah anak Erwin Nasution Direktur Utama PTPN IV Medan Periode 1 Maret 2012- 14 Juli 2016. Ayah Bobby sudah lebih dulu berpulang pada 18 Januari 2017 lalu. Meski belum setahun Ayahnya berpulang, Bobby seeprtinya akan tetap melangsungkan pernikahan dengan Kahiang. Hal ini berarti pernikahan sebenarnya sudah direncanakan jauh-jauh hari.


Bisa saja, pernikahan ini sebenarnya berharap bisa dihadiri oleh sang Ayah. Apalagi, Bobby adalah laki-laki satu-satunya di keluarga mereka. Ini berarti dalam istilah orang batak dialah satu-satunya yang menjadi penerus marga Nasution dari keluarga mereka.

Jadi, sangat wajar kalau pernikahan nanti diharapkan kehadiran sang ayah yang tentu saja ingin melihat pernikahan anak laki-laki satu-satunya. Sebelumnya, kakak Bobby sudah menikah terlebih dahulu beberapa waktu sebelumnya. Akan klop rasanya, kalau sang Ayah dapat juga melihat pernikahan anaknya, bukan hanya borunya.

Dalam adat batak, posisi laki-laki memang lebih tinggi dibandingkkan perempuan. Bukan apa-apa, karena marga dibawa oleh laki-laki sehingga dianggap sebagai penerus keturunan marga tersebut. Beda dengan perempuan yang tidak meneruskan borunya kepada keturunannya. Karena itu yang disebut anak adalah laki-laki, perempuan disebut boru.

Oleh karena itu, pernikahan Bobby dalam sudut pandang orang batak akan menjadi pernikahan yang besar dan membanggakan. Karena ini adalah pernikahan anak laki-laki dan satu-satunya lagi. Apalagi ketika sudah menikah, Bobby akan menjadi perwakilan orang tuanya nanti dalam peradatan orang batak.

Lalu apakah nanti pernikahan akan dilangsungkan dengan adat jawa atau adat batak?? Atau mungkin saja kedua-dua adat dilangsungkan??

Prediksi saya akan dilangsungkan pernikahan adat batak. Apa sebabnya?? Karena alasan di atas tadi sudah saya sebutkan, Bobby adalah anak laki-laki satu-satunya.Nah, kalau diadakan dengan adat batak, apa boru yang akan diberikan kepada Ayang??

Kalau berdasarkan adatnya, maka Ayang akan diberikan boru sesuai dengan boru ibunya Bobby, yaitu Siregar. Ya, nama mama Bobby adalah Ade Hanifah Boru Siregar. Normalnya, akan diberikan boru sesuai dengan boru mamanya supaya lebih dekat keparibanannya.



Kalau ini benar, maka bisa dipastikan nantinya marga siregar akan punya kekerabatan dua Presiden. Satunya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan satu lagi adalah Presiden Joko Widodo. Meski pemberian marga kepada SBY tidak diakui oleh istana, tetapi rilis dari panitia jelas menjadikan SBY bermarga siregar.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dianugerahi gelar Patuan Sorimulia Raja oleh Lembaga Adat Batak Angkola. Gelar tersebut merupakan gelar kehormatan tertinggi Batak Mandailing yang juga berarti “Paduka Tuan”. Pemberian gelar itu juga melengkapi nama Presiden menjadi Susilo Bambang Yudhoyono Siregar.

Penolakan SBY terhadap gelar dan nama tersebut memang menjadi sebuah keanehan, tetapi kalau tidak aneh bukan SBY namanya. Hehehe..

Terlepas dari tidak mau mengakunya SBY menerima marga batak, orang batak pantas bangga kalau memang Presiden Jokowi akan resmi menjadi besannya orang batak. Bahkan, meski tidak ada upacara seperti yang dilakukan SBY untuk mendapat gelar raja, Jokowi secara tidak langsung menjadi Raja Batak.

Hal ini disebabkan karena dalam adat batak ada filsafat “Dalihan Natolu”. Dalam filsafat ini dijabarkan dengan jelas sistem kekerabatann orang batak.

Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Angka na so somba marhula-hula siraraonma gadongna, molo so Manat mardongan tubu, natajom ma adopanna, jala molo so elek marboru, andurabionma tarusanna.

Jadi, karena Bobby mengambil borunya Jokowi, maka keluarga Bobby harus hormat dan menghargai keluarga Jokowi sebagai hula-hulanya. Hula-hula dalam adat batak mendapatkan penghormatan yang lebih.Apalagi dalam sejarah batak pihak yang tidak menghormati hula-hula akan menemui kesulitan mencari nafkah.

Karena pada saat itu, Di dalam satu wilayah yang dikuasai hula-hula, tanah adat selalu dikuasai oleh hula-hula. Sehingga boru yang tinggal di kampung hula-hulanya akan kesulitan mencari nafkah apabila tidak menghormati hula-hulanya. Misalnya, tanah adat tidak akan diberikan untuk diolah boru yang tidak menghormati hula-hula (baca elek marboru).

Saya senang kalau ternyata nanti memang benar Jokowi akan berbesanan dengan orang batak. Walau bukan dengan orang Toba dan bukan juga jadi sama marga Hutabarat dan juga bukan diberi boru Hutabarat, rasa senang tidak berkurang. Siapa sih tidak bangga seorang yang punya jasa besar seperti Jokowi kepada Indonesia dan tanah Sumatera (bangun tol, rel kereta api, dll) menjadi satu kekerabatan dengannya??

Rasa senang saya JJAAAUUUHHHH lebih besar daripada ketidaksenangan saya saat SBY diberi gelar Patuan Sorimulia Raja dengan marga Siregar dan juga pemberian marga Lubis kepada Rizieq Shihab. Kalau pernikahan ini berlangsung dengan adat batak dan juga diberi boru batak, maka yakinlah semua orang batak sedunia akan sangat bangga.



Salam Boru Siregar.






loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer