Anies Baswedan Pesimis Merealisasikan Program Rumah DP 0 Rupiah

Gubernur DKI terpilih versi hitung cepat Anies Baswedan berencana akan menggandeng pihak swasta terkait merealisasikannya program rumah dengan uang muka (DP) nol rupiah pada tahun 2018 nanti. Anies-Sandi pesimis program tersebut bisa direalisasikan tahun 2017.

Anies Baswedan Pesimis Merealisasikan Program Rumah DP 0 Rupiah
(Sumber Gambar : CNN Indonesia)

Anies menjelaskan bahwa program rumah DP nol rupiah merujuk pada mekanisme pembayaran. Oleh karena itu mereka akan menggandeng swasta yang sudah menyediakan bangunan.

"Betul sekali (kami akan menggandeng pihak swasta), itu kenapa kita optimis. Maka tadi saya bilang ini adalah mekanisme pembiayaan, suply-nya ada banyak pihak termasuk swasta," kata Anies Baswedan di Hotel daerah Jakarta Selatan, Senin (12/6/2017).

Anies Baswedan juga memaparkan saat ini sudah banyak pihak swasta yang membuat rumah dengan DP nol rupiah. Ia mengaku sering melihat iklan rumah tersebut yang terpampang pada papan reklame iklan. Dengan begitu, peluang kerja sama dengan pihak swasta lebih besar.

Lebih jauh, Anies Baswedan juga mengklaim banyak pengembang yang tertarik dengan program DP nol rupiah kami. Akan Anies Baswedan lebih menutup rapat rapat siapa pengembang yang sudah tertarik bergabung dengan Program DP 0 Rupiah Anies-Sandi.

"Mereka aja nanti yang promosikan, masa kita(Anies-Sandi) yang promosi," ujar Anies Baswedan.

Program rumah DP nol rupiah merupakan salah satu program prioritas Anies-Sandi jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022. Sandi juga sempat menargetkan bisa mengucurkan dana sebesar Rp 3 triliun yang diambil dari APBD PemProv DKI tahun 2018.

"Di Tahun pertama, target kita antara Rp 2,5 sampai Rp 3 triliun. Itu yang dibutuhkan dan harus dikumunikasikan dengan baik," papar Sandi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4) lalu.

Sebelum merealisasikan program kami itu, Anies Baswedan juga mengatakan bakal menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) terlebih dahulu terkait program yang ia canangkan.

Mereka berencana membuat Perda pada tahun 2018, namun Anies Baswedan tidak bisa memastikan kapan Peraturan Daerah tersebut akan rampung lantaran memiliki program lain yang harus direalisasikan.

"Jadi banyak PR, jangan sampai kita merasa semua urusan dikerjakan dalam satu waktu. Kita kerjakan satu-satu," kata Anies.

Transisi Kekuasaan

Terkait transisi kekuasaan, Anies Baswedan menjelaskan hari ini tim pengarah, tim pakar dan tim sinkronisasi telah bertemu untuk menyamakan visi. Hal itu dilakukan sebelum kembali bertemu dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Pertemuan tersebut dimulai sekitar pukul 10:30 WIB dan berakhir sekitar pukul 18:00 WIB di Hotel Ambhara, Jakarta selatan. Pertemuan yang dihadiri semua anggota tim itu berlangsung tertutup.

"Hari ini mendiskusikan beberapa hal yang nanti jadi bahan untuk berbicara dengan SKPD. Ini pertemuan internal seperti sinkronisasi internal," kata Anies.

Lewat pertemuan itu Anies-Sandi ingin memastikan menjalankan apa yang selama ini mereka janjikan. Aspirasi warga, pesan kampanye, dan kontrak politik yang sudah ditampung tim pengarah akan dicarikan sumber pengetahuan oleh tim pakar. Kemudian dijadikan satu tim sinkronisasi.

Berdasarkan pertemuan itu, kata Anies, ada ratusan kegiatan yang akan dilakukan. Namun ia enggan menjelaskan alokasi dana yang dibutuhkan untuk membiayai acara tersebut.

"Kita enggak buru-buru komentarin. Lebih sedikit atau kurang banyak nanti kita sambil jalan," kata Anies.

Terpisah, Ketua Tim Sinkronisasi Sudirman Said mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan SKPD, esok, dihadiri oleh kelompok kerja yang merupakan bagian dari tim sinkronisasi.

"Mulai besok FGD (focus group discussion) membahas aspek strategis. Besok membahas soal transportasi, infrastruktur dan tata kota (yang dihadiri kelompok kerja terkait)," ujar Sudirman.





loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer